Dearest Kang Tisna Sanjaya, Tenang, kang. Saya bisa menegaskan bahwa jawabannya adalah ‘No’. Saya tidak meninggalkan Kang Emil, atau kebalikannya. Lepas dari perbedaan pendapat atau pilihan-pilihan hidup, bagi saya, dia tetap seorang sahabat sekaligus pemimpin. I chose not to leave my friend alone in 2013, and I won’t leave my leader today. Insya Allah. Jadi…
Month: December 2018
Niat Sederhana Yang Dibayar Cash oleh Yang Maha Mendengar
Hari ini kantor saya kedatangan teman-teman baru yang dikenalkan oleh sahabat lama saya, Helmy. Teman-teman ini, Ari dan Dena, rupanya dosen dan mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB yang seminggu lagi akan berangkat ke Lombok untuk memberikan art therapy pada anak-anak korban gempa di sana. Awalnya, semua sederhana saja. Mereka mengajak Torch untuk memberikan…