Torch ID : Material Startup vs Material Kakap

Karena saya bukan orang baru di dunia tas, saya tahu pasti salah satu faktor yang membuat The North Face, Deuter, Jansport,  bahkan Kipling, sehingga akhirnya berhasil mendapatkan kepercayaan dari para konsumennya selama berdekade-dekade adalah Material Kelas Wahid! Jadi, tiga tahun yang lampau, ketika kami memutuskan akan ikut bersaing di dunia bisnis tas Indonesia, saya sebenarnya…

Cerita Si Kabin Putih, Merakit Rumah Kayu Knock Down, Finishing Kayu dan Furnishing (Part III)

Dalam proses perakitan rumah kayu, selain ketersediaan listrik seperti yang saya tuliskan di blog post sebelumnya, juga perlu disediakan tempat tinggal untuk para pekerja –biasanya cukup untuk sekitar 5-6 orang pekerja. Agak beda dengan membangun rumah beton yang memakan waktu agak lama, perakitan rumah kayu kecil sebenarnya hanya membutuhkan waktu 10-15 hari saja. Sehingga sebenarnya…

Kenapa Social Media Marketing Harus Masuk Kurikulum Sekolah Desain, Komunikasi dan Manajemen di Indonesia

Pernah belanja di marketplace, kan? Pernah menghitung berapa persen jumlah produk dalam negeri dibandingkan produk luar negeri yang dipasarkan di situs-situs tersebut? Ini angkanya, bro. 93% Produk Impor : 7% Produk Indonesia. Data ini dikeluarkan oleh Kementrian Koordinator Bidang Perekonominan, seperti dimuat di kompas dot com bulan Februari 2018 lalu. CEO Blibli.com, Kusumo Martanto, mengakui…

Cerita Si Kabin Putih, Membangun Rumah Kayu Dari Desain, Pondasi sampai Perakitan Awal (Part II)

Kalau anda seorang arsitek, harap dilewat saja tulisan ini. Karena ini ‘tulisan berbagi pengalaman’ bagi non-arsitek yang ingin mencoba membuat rumah kayu rancangan sendiri. Ilmunya ringan-ringan aja sih … ditulis dari pengalaman seru membangun Kabin Putih Lembang; Kabin Airbnb kami di Lembang. Pertama-tama, soal harga. Rumah kayu bukan langsung berarti lebih murah dari rumah beton,…

Cerita Si Kabin Putih, Rumah Peristirahatan Kayu di Jantung Wisata Lembang (Part I)

Jalan-jalan sudah menjadi tradisi keluarga kami. Sejak anak-anak kami berumur setahun, saya dan istri biasanya mulai mengajak setiap anak untuk hiking ke pegunungan sekitar Bandung. Biasanya, setelah lelah day-hike, kami menyempatkan mencari tempat beristirahat dan makan di sekitar area hiking untuk recharge tenaga anak-anak yang habis tergerus selama jalan kaki. Kadang-kadang, kalau terlalu lelah untuk…

Cara Paling Mudah (dan murah) Belajar Bahasa Inggris

Sejak Si Sulung Samsam kecil, ada kebiasaan khas yang kita lakukan di rumah. Yaitu melarang anak-anak nonton acara TV berbahasa Indonesia. Acara TV pertama yang mereka kenal harus program pendidikan berbahasa Inggris. Teletubbies, Pocoyo, In the Night Garden dan Magic English adalah acara favorit Samsam kecil. Sakti mah penonton Channel CeeBeeBies dan Disney Junior; Dibo…

Surat Bagi (Yang Bukan) Pedagang

Sejak dulu salah satu tujuan saya masuk ke bisnis ritel, bukan ke jalur proyek, adalah menjauhi godaan. Spesifiknya godaan orang minta sogokan. Di bisnis ritel kan, kalau konsumen gak suka barang kita, maka akan kita persilahkan ke toko sebelah. Gak ada tuh konsumen yang minta disogok kickback 30% agar tidak beli di toko sebelah. Di…

Ketika Cita-Cita Ibu Tidak Nyambung dengan Cita-Cita Anaknya

Dulu Ibu mungkin agak ‘gak enak badan’ ketika mendengar kakak saya mengatakan bahwa dirinya ingin jadi pilot. Si sulung Arry, sejak duduk di SD, sudah bulat tekad ingin jadi pilot pesawat terbang. Komik Tanguy and Laverdure yang sering dibelikan oleh bapak, tampaknya punya kesan mendalam untuknya. Dia selalu merasa dirinya harus jadi Tanguy. Karakter pilok…

Antara Ikhtiar, Tawakal dan Setya Novanto

Belakangan saya suka sengaja checking-checking akun pengajian Pemuda Hijrah-nya ustadz Hanan Attaki di Instagram. Lumayan, sambil nyetir mobil pulang ke rumah, kalo kebetulan ustadz Hanan sedang live, saya suka pindahkan channel dari acara ‘Sore Bara-Harsya’ di Delta FM –ke instagram stories Ustadz Hanan. Topik sore itu menarik, membahas sebuah hal yang dulu saya pikir kontradiktif. Masalah ikhtiar…

Saudara Se-bangsa tidak Se-mata

Belum pernah saya ketemu dokter sebaik dia. Kejadiannya sekitar tiga tahun yang lalu. Awalnya Samsam, anak pertama saya, yang menjadi patient one, penderita radang mata yang disebabkan sejenis virus yang agak galak. Dari hari pertama konsultasi dengan dokter, dia sudah wanti-wanti. “Virus ini sangat menular. Semua orang di rumah tidak ada yang boleh ngucek-ngucek mata,…