Kalau anda seorang arsitek, harap dilewat saja tulisan ini. Karena ini ‘tulisan berbagi pengalaman’ bagi non-arsitek yang ingin mencoba membuat rumah kayu rancangan sendiri. Ilmunya ringan-ringan aja sih … ditulis dari pengalaman seru membangun Kabin Putih Lembang; Kabin Airbnb kami di Lembang. Pertama-tama, soal harga. Rumah kayu bukan langsung berarti lebih murah dari rumah beton,…
Category: keluarga
Cerita Si Kabin Putih, Rumah Peristirahatan Kayu di Jantung Wisata Lembang (Part I)
Jalan-jalan sudah menjadi tradisi keluarga kami. Sejak anak-anak kami berumur setahun, saya dan istri biasanya mulai mengajak setiap anak untuk hiking ke pegunungan sekitar Bandung. Biasanya, setelah lelah day-hike, kami menyempatkan mencari tempat beristirahat dan makan di sekitar area hiking untuk recharge tenaga anak-anak yang habis tergerus selama jalan kaki. Kadang-kadang, kalau terlalu lelah untuk…
Ketika Cita-Cita Ibu Tidak Nyambung dengan Cita-Cita Anaknya
Dulu Ibu mungkin agak ‘gak enak badan’ ketika mendengar kakak saya mengatakan bahwa dirinya ingin jadi pilot. Si sulung Arry, sejak duduk di SD, sudah bulat tekad ingin jadi pilot pesawat terbang. Komik Tanguy and Laverdure yang sering dibelikan oleh bapak, tampaknya punya kesan mendalam untuknya. Dia selalu merasa dirinya harus jadi Tanguy. Karakter pilok…
Nasihat Bapak Kos, “Jangan Salah Pilih Istri dan Pekerjaan.” – 1996
Bapak kos saya pernah memberi nasihat singkat pada suatu malam di tahun 1996. Katanya… “Ben, bersabarlah. Jangan sampai salah memilih dua hal ini dalam hidup kamu. Satu, pilih pekerjaan yang baik. Dua, pilih istri yang baik. Karena pekerjaan jadi nyaman karena istri yang baik. Istri pun akan nyaman karena pekerjaan yang baik. Insya Allah hidup…
Saudara Se-bangsa tidak Se-mata
Belum pernah saya ketemu dokter sebaik dia. Kejadiannya sekitar tiga tahun yang lalu. Awalnya Samsam, anak pertama saya, yang menjadi patient one, penderita radang mata yang disebabkan sejenis virus yang agak galak. Dari hari pertama konsultasi dengan dokter, dia sudah wanti-wanti. “Virus ini sangat menular. Semua orang di rumah tidak ada yang boleh ngucek-ngucek mata,…
Bapak. Diam Bukan Berarti Tidak Berharga.
Hal ini saya tahu ketika bercermin pada bapak. Dulu Bapak cukup berdiri menggandeng tangan saya yang mungil. Badannya yang menjulang tinggi di antara bapak-bapak lain, cukup membuat saya punya perasaan kelas wahid. Perasaan bangga. Yang dia lakukan sederhana. Menemani saya menonton bioskop di Pantikarya –bioskop bergengsi di tengah Kota Bandung tahun 80-an. Dari film Ultraman…
Kepala Tetap Harus Lebih Cepat Daripada Jari Kita
Bayangkan ini terjadi pada dirimu. Pegawai kamu yang kemarin tidak masuk kerja tanpa surat izin, berkata bahwa “Pak, saya kan kemarin sudah beri tahu. Saya kemarin update status di Facebook bahwa saya gak enak badan.” Harus jawab apa coba? Ini beneran. Ini pengakuan salah satu teman saya yang harus menghadapi salah satu karyawannya yang menganggap status…
12 Tahun Mengajak Anak-anak Hiking. Tips #3 : Membiasakan anak jalan-jalan di Taman Kota dan Taman Hutan Raya.
Sebenernya menurut pengalaman saya sih, 99% anak kecil punya potensi untuk jadi jagoan hiking. Kuncinya, apakah orang tuanya mau menemani dia belajar di alam? Kalau orang tuanya mau, anakanya pasti bisa. Dari mana saya dapat kesimpulan ini? Karena kalau ada acara hiking bareng, rupanya justru anak kecil yang jarang komplain. Well, bapak ibunya juga jarang…
12 Tahun Mengajak Anak-anak Hiking. Tips #2 : Ayam Berkokok berarti Mulai Bersiap
“Jangan bangun siang, nanti rejekinya dipatuk ayam,” begitu kata orang tua. Bersaing sama ayam berlaku untuk mencari rejeki, dan berlaku juga ketika hiking bersama anak-anak. Betul. Kalau ingin hiking yang menyenangkan, maka sekeluarga harus bangun pagi. Sehabis sholat shubuh jangan tidur lagi. Karena kata istri saya, yang paling membuat malas dalam perjalanan bareng anak-anak adalah menyiapkan baju dan peralatan orang…
12 Tahun Mengajak Anak-anak Hiking. Tips #1 : Dress for the Outdoor
Untuk saya dan istri, Bandung adalah satu kota yang pas dengan cara kami menikmati hidup dan membesarkan anak. Sebuah kota modern yang dikelilingi tempat bermain favorit kami -perbukitan dan pegunungan. Setiap kali kita kelebihan dosis kehidupan kota, kita minggir sedikit lalu menyembuhkan diri dengan melimpahnya udara segar dan jernihnya alam berwarna hijau yang hanya berjarak satu jam-an dari rumah. Ketika kami…