Nasihat Ibunda Ridwan Kamil pada anaknya (2013)

Saya terikat sebuah janji pada salah satu pemimpin saya. Dia dahulu meminta saya untuk bisa menepuk-nepuk bahunya sebagai teman, jika ada suatu saat dirinya dirundung susah dalam mengemban jabatannya sebagai walikota. Saya tidak tahu apakah saat ini dia sedang susah. We haven’t talk for a while. Tapi saya tahu, ada banyak pihak yang sedang menyusahkan…

Adakah Situasi Ketika Aturan Tidak Perlu Ditegakkan?

Kasihan ibu saya. Ketika kami mulai masuk sekolah menengah atas, ada karakter khas yang muncul di dalam diri kedua anaknya. ‘Iseng!!’ Ya, saya dan kakak sering terlibat masalah karena keisengan kami di masa remaja. Kami tidak pernah berniat jahat. Gak ingin menyakiti siapapun. Hanya ingin mencoba sesuatu yang baru, penasaran dan bersikap spontan. Tapi kadang-kadang berakhir dengan melanggar…

Rasio Kelahiran Bayi Laki-laki dan Perempuan. Siapa yang ngatur?

Rasio perbandingan kelahiran bayi laki-laki dan perempuan di seluruh dunia adalah 101:100. Jadi ada satu anak laki-laki lebih banyak dibandingkan anak perempuan pada setiap 101 kelahiran. Tentu saja, ini tidak berlaku di keluarga saya, perbandingan di keluarga saya sih 3:0 … 🙂 Btw, hal ini juga tidak berlaku sama rata di seluruh dunia. Di Eropa,…

Anugerah Teman Yang Nakal

Belakangan ini saya dan istri sedang menimbang-nimbang apakah akan memasukkan Si Sulung Samsam ke SMP negeri atau ke SMP swasta. Di satu sisi SMP swasta menjanjikan lingkungan yang lebih steril, fasilitas yang lebih baik dan rasio guru-murid yang lebih kecil, sementara di sisi lain SMP negeri dengan segala macam kelebihan dan kekurangannya -juga menjanjikan lingkungan pergaulan yang lebih luas…

JODOH ITU JOROK

“Da kumaha atuh, nu ngarana jodoh mah jorok (Ya gimana lagi, yang namanya Jodoh itu Jorok *sundanesse)” kata kang Yerry Primadi suatu pagi ketika kita ngobrol tentang betapa tidak bisa diprediksinya suatu hal bernama ‘Jodoh’. Saya sendiri tidak pernah habis pikir bagaimana hati dua manusia bisa saling tarik menarik. Sampai-sampai sering membuat rasio kita ikutan…

Kalau bukan karena ibuku, mungkin pesawat itu sudah …..

Saya yakin, puluhan penumpang pesawat Foker 28 itu pasti berpegangan erat pada pegangan kursi masing-masing. Pasti tidak banyak orang yang sempat berpikir jernih untuk segera mengambil posisi menunduk darurat seperti yang digambarkan di leflet penerbangan yang terselip di depan kursi masing-masing. Anak-anak kecil pasti meringis menahan tangis -membuat kusut suasana yang sebenarnya sudah kalut tanpa…

WEJANGAN PENIKAHAN: “Ben, Kapan Terakhir Kali Kamu Traktir Orang Lain?”

Perempuan-perempuan muda harus lebih menghargai lelaki-lelaki muda yang sedang galau memberanikan diri untuk melamar dirinya. Beneran! Tidak mudah bagi seorang lelaki muda untuk melepaskan hak “kemana-mana, asalkan suka, tiada orang yang melarang” << pinjam lagu Koes Plus dikit. Saya ingat perasaan dua belas tahun yang lalu itu. Berani-gak berani, yakin gak yakin -campur jadi gado-gado…