Dear Friends, Pikun itu bukan karena tua.

Di perjalanan kereta menuju Bandung beberapa hari yang lalu, salah seorang sahabat saya mengirimkan sebuah pesan pendek. “Kang Ben, tolongin. Mamah aku sudah tidak bisa ngenalin anaknya lagi. Gimana atuuh? Masih bisa disembuhkan tidak yaaa …”, -lengkap dengan emotikon-emotikon menangis yang menyertainya. Emotikon-emotikon itu juga pernah menjadi ikon perasaan saya lebih dari satu tahun yang…